Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Seruan yang dilontarkan Raja Salman perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah Indonesia. Hal ini dikatakan pengamat terorisme dari UIN Syarif Hidayatullah, Zaki Mubarak, menanggapi Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud yang mengajak Indonesia untuk memerangi terorisme di berbagai belahan dunia. Pasalnya, aksi radikal tersebut dapat merusak tatanan perdamaian dunia.

Arab Saudi dinilai memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan sistem deradikalisasi guna
menumpas aksi teror. "Itu ajakan yang konstruktif dan perlu ditindaklanjuti serius oleh pemerintah," kata Zaki kepada Okezone, Jumat (3/3/2017).

Zaki juga menuturkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sejak lima tahun lalu sering melakukan studi banding ke Arab Saudi dalam rangka mempelajari cara mereka menyadarkan pelaku aksi teror di dalam penjara.

Kendati program deradikalisi di Saudi tak semuanya berhasil, Zaki menyebut bahwa capaian negara yang kaya akan minyak itu lebih baik ketimbang negara-negara muslim lainnya. "Tidak semua program itu berhasil, tetapi capaiannya lebih baik dibanding negara-negara muslim (lainnya)," pungkasnya.

Selain memerangi terorisme, Raja Salman juga mengungkapkan ancaman lain yang harus diwaspadai bersama, diantaranya yakni maraknya paham ekstremisme, benturan peradaban dan intervensi terhadap kedaulatan negara.     (nn/okezon)


Top