Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA – Perlakuan Menteri Dalam negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terkesan tebang pilih dalam memperlakukan terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang masih dibiarkan menjabat Gubernur DKI meski mantan Bupati Belitung Timur itu tersangkut hukum. Hal ini dikatakan Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno, kepada Okezone, Minggu (5/3/2017).

“Alasan Mendagri karena belum ada putusan tetap dari hakim dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun. Padahal, banyak kepala daerah yang juga berstatus terdakwa dan kasusnya disidangkan langsung dinonaktifkan. Inilah yang menjadi tanda tanya besar masyarakat. Ini ada apa?,” ujarnya.

Adi meyakini bahwa atas apa yang dilakukan Mendagri, semua rakyat pasti akan tertuju kepada menteri yang berasal dari PDIP itu yang dinilai melahirkan keputusan yang tidak lazim tersebut.

Adi menjelaskan dengan keputusan yang menuai kritikan itu, akan memunculkan kredibilitas yang negatif dari masyarakat terhadap Mendagri.(nn/okezon)


Top