Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.Jakarta-- Banyak mitos yang beredar mengenai pantangan bagi seseorang penderita asam urat tinggi. Salah satunya adalah larangan untuk mengonsumsi sayuran hijau dan beberapa jenis makanan lainnya. Rumornya, makanan tersebut dapat membuat kadar asam urat meningkat.

Penyakit asam urat disebabkan oleh konsumsi bahan makanan yang mengandung purin secara berlebihan. Kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh akan berdampak pada ginjal. Organ ini akan kesulitan mengeluarkannya lewat urine dan menumpuk di persendian.

Kondisi asam urat tinggi (hiperurisemia), memerlukan perhatian khusus. Pasalnya, dapat menyebabkan radang sendi dan gangguan ginjal. Pengaturan jenis makanan merupakan salah satu bagian pengobatan hiperurisemia. Lantas makanan apa yang aman untuk dikonsumsi?

Pada prinsipnya, makanan yang dianjurkan untuk penderita hiperurisemia adalah makanan yang rendah purin. Misalnya makanan yang tinggi serat (sayuran dan buah), makanan yang mengandung protein nabati (tahu, tempe), serta telur. Sedangkan makanan yang mengandung zat purin akan dipecah oleh tubuh menjadi asam urat.

Oleh karena itu, bagi penderita asam urat, makanan yang sebenarnya perlu dihindari adalah makanan yang mengandung purin tinggi. Seperti daging sapi, daging kambing, hati, jeroan, seafood, dan minuman beralkohol.

Lalu bagaimana dengan sayuran hijau? Jenis sayuran ini serta berbagai jenis sayur lainnya sama sekali tidak mengandung purin. Jadi, aman dikonsumsi tanpa khawatir kadar asam urat di dalam darah akan tinggi.

Nah, setelah membaca artikel di atas, penderita asam urat tidak perlu takut untuk mengonsumsi sayuran hijau asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan. Menjaga pola makan dan menjaga asupan makanan menjadi hal penting dalam mencegah dan mengatasi asam urat.     (nn/klikdokter)


Top