Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA‎ - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Prana Patrayoga Adiputra selaku Sekretaris Patrialis Akbar di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini dikatakan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dikantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).

Prana akan digali keterangannya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pemulusan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014. Dia diperiksa untuk pengusaha impor daging Basuki Hariman yang juga penyuap ‎Patrialis Akbar.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk BHR," ujar Febri.

Febri mengatakan, dalam kasus ini, KPK telah resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka. Empat orang tersangka tersebut yakni Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar, Kamaludin, sebagai perantara suap, dan pengusaha import daging, Basuki Hariman beserta sekretarisnya, NG Fenny.

Keempat tersangka tersebut diduga telah kongkalikong untuk memuluskan judicial review Undang- Undang nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Atas perbuatannya, Patrialis dan Kamaludin disangkakan melanggar Pasal 12c atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 ‎Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) seperti diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Adapun kepada Basuki dan Fenny yang diduga sebagai pihak pemberi suap, KPK menjerat dengan Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pemberantasan Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.   (nn/okezon)


Top