Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Proyek reklamasi di Teluk Jakarta yang sedang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah merugikan nelayan yang biasa mencari nafkah di wilayah itu. Hal ini dikatakan  Ketua Komunitas Nelayan Tradisional (KNT) Iwan Carmidi di Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (16/3/2017).

Iwan melanjutkan, adanya proyek tersebut membuat kondisi laut menjadi tercemar limbah. Limbah tersebut berasal dari aliran tujuh belas sungai yang ada di Jakarta,
proyek reklamasi mengakibatkan aliran sungai tersebut menjadi tersumbat dan tidak bisa dicerna oleh aliran air laut.

Reklamasi juga menyebakan laut menjadi tercemar oleh limbah. "Biota-biota laut jadi rusak. Lalu biasanya nelayan bisa mendapatkan ikan 30 kilo, kini kami hanya dapat 5 sampai 15 kilo paling banyak," imbuhnya.

"Sebelum ada reklamasi walaupun ada limbah bisa dicerna oleh laut, sekarang limbah tersebut menimbulkan kerusakan pertumbuhan biota laut di Teluk Jakarta," imbuh Iwan.

Menurutnya, dengan adanya proyek reklamasi beban nelayan untuk membeli bahan bakar solar jadi bertambah karena harus mencari ikan lebih jauh.

"Kami akan terus tolak proyek reklamasi Teluk Jakarta, jika dalam persidangan putusan kalah, kami akan ajukan banding," tandas Iwan.   (nn/okezon)


Top