Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Pertemuan dua negarawan, antara Jokowi dan SBY akan menurunkan suhu politik yang tengah memanas. Hal ini diperlukan khususnya usai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyeret nama SBY dan Ketua Majelis Ulama (MUI) KH Ma'ruf Amin dalam sidang kasus dugaan penistaan agama. Kata Pengamat politik Emrus Sihombing, kepada Okezone, Senin (6/2/2017).

Hal ini dikatakanya menanggapi suhu politik yang memanas belakangan ini khususnya di ibu kota, muncul desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Pertemuan kedua tokoh tersebut sangat urgen dilakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya agar dapat menurunkan suhu politik sehingga tercipta suasana yang kondusif di negeri ini," kata Emrus.

Emrus mengatakan, ketika kedua tokoh ini bertemu disaksikan seluruh rakyat Indonesia melalui media massa, lanjut Emrus, akan tercipta simbol non-verbal untuk mengembalikan persatuan yang terbelah karena kepentingan politik.

"Ini sebagai simbol non-verbal. Betapa tokoh bangsa kita menunjukkan kebersamaan dan persatuan kepada seluruh rakyat Indonesia," katanya.  (nn/okezon)


Top