Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.MEDAN - Seorang nenek buyut bercicit (anak dari cucu) empat, diamankan  Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuala, karena diduga bandar narkoba jenis sabu di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hal ini dikatakan Kapolsek Kuala, AKP H Muliono kepada wartawan, Minggu (26/2/2017).

AKP H Muliono mengatakan, tersangka bernama Wagiem. Nenek berumur 69 tahun warga Lingkungan IV Bela Rakyat Baru, Kabupaten Langkat itu ditangkap di rumahnya saat menjual sabu.

Sementara itu, dari tangan nenek Wagiem, polisi menyita barang bukti delapan paket sabu dalam berbagai ukuran, dompet, plastik kemasan gula, 12 plastik klip kosong, dan uang tunai Rp515 ribu, diduga hasil transaksi jual-beli narkoba.

"Tersangka WM memang sudah lama menjadi target operasi penangkapan kita," ungkapnya.

Operasi penangkapan itu dilakukan menyusul diamankannya tiga pria penyalahguna narkoba, saat menggerebek rumah di Lingkungan V Bela Rakyat, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala.

Tiga pria itu adalah NMT Nurwan Muhammad Taufik (24), dan Alpin Pranata Sembiring (21), keduanya warga Lingkungan IV Bela Rakyat Baru, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, serta Bagus Susilo (24), sang pemilik rumah.

Turut disita sebagai barang bukti, sebuah dompet berisi satu paket sabu ukuran sedang dan 15 plastik klip kosong, berikut sebuah bong, pirek kaca, lilin, korek api, dan karet dot.

"Pasca-penggerebekan itu, Kanit Reskrim, Iptu Bram Chandra, beserta anggota opsnal, bergegas menuju kediaman Wagiem. Sebab menurut tersangka, sabu teraebut dibelinya dari wanita itu seharga Rp300 ribu per paket," ujarnya.

Beruntung, saat kediaman Wagiem didatangi polisi, wanita lanjut usia tersebut berada di rumahnya. Seketika itu, polisi segera melakukan operasi penggeledahan, dengan disaksikan kepala lingkungan setempat.

"Awalnya wanita itu tidak mengaku menjual sabu. Namun setelah kita pertemukan dengan Bagus, akhirnya dia terdiam. Bahkan Wagiem tidak berkutik, setelah kita temukan bungkusan pelastik berisi delapan paket sabu di rumahnya," tuturnya.

Sesaat setelah operasi penangkapan itu, tersangka Wagiem dan tiga tersangka lain, berikut seluruh barang bukti, segera diamankan menuju Mapolsek Kuala, guna menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

"Saat ini, kita sedang menelusuri keberadaan wanita berinisial N, warga Kota Medan. Sebab menurut tersangka, sabu itu dibelinya dari wanita tersebut seharga Rp700 ribu per gram," pungkasnya.  (nn/okezon)


Top