Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA - Publik diharapkan turut mengawasi usulan hak angket terkait status Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tak dinonaktifkan sebagai gubernur DKI Jakarta atau 'Ahok Gate'. Pengawasan dari publik ini diharapkan dapat menjaga agar usulan hak angket ini terus menggema dan tak hilang begitu saja.Kata Pengamat Politik Network for South East Asian Studies (NSEAS), Muchtar Effendi Harahap,  kepada Okezone, Sabtu (25/2/2017).

"Jika publik terus menerus mempersoalkan tidak diberhentikan sementara Ahok selaku Gubernur, ke DPR, maka opini publik akan terus membantu untuk bertambahnya anggota DPR mendukung hak angket," jelas Muchtar Effendi Harahap.

Muchtar mengatakan, pengawasan dari masyarakat, diperlukan lantaran pembahasan usulan hak angket saat ini terhambat masa reses, sehingga usulan hak angket baru bisa diambil keputusannya apakah akan disetujui atau tidak setelah masa reses. Setelah masa reses terlewati, usulan hak angket itupun masih harus dirapatkan Badan Musyawarah DPR terlebih dahulu untuk selanjutnya diambil keputusannya dalam rapat paripurna berikutnya.

Sekadar diketahui, empat fraksi menandatangani usulan hak angket 'Ahok Gate' itu yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Menurut Muchtar fraksi-fraksi partai politik lainnya terutama yang menjadi pendukung pemerintah sekaligus pendukung pasangan Ahok-Djarot dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta akan berupaya terus agar usulan hak angket ini gagal.  (nn/okezon)


Top