Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Maraknya penyebaran berita bohong atau hoax, fitnah, hingga kampanye hitam oleh buzzer di internet memprihatinkan banyak pihak. Penyebaran berita hoax melalui internet sering digunakan para buzzer sebagai alat untuk kampanye yang menjatuhkan pihak lawan. Kata Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Hamidah Abdurrahman.

Ia juga mengatakan bahwa korban berita hoax mengalami stigma. Munculnya para buzzer penyebar berita hoax kata dia merupakan penanda bahwa edukasi terhadap masyarakat yang sadar hukum belum sepenuhnya berhasil.

"Bagi kelompok yang memiliki tujuan tertentu maka cara ini dianggap lebih mudah dan murah," ujar Hamidah kepada SINDOnews, Minggu (19/2/2017).

Dia mengingatkan, penyebaran berita hoax melalui internet bisa dikenakan pasal Undang undang Informasi dan Transaksi Keuangan (UU ITE). Karena itu, dia mendorong semua pihak untuk terlibat melakukan pencegahan dengan memberikan edukasi masyarakat agar tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong melalui internet.  (nn/okezon)


Top