Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA - Petahana wajib hukumnya untuk melakukan cuti dalam rangka kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada putaran kedua, seperti yang akan dilakoni pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Hal ini dikatakan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz , saat dihubungi Okezone, Sabtu (25/2/2017).

Pasangan petahana dipastikan maju ke putaran kedua melawan pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi). Meski kampanye pada putaran kedua nanti hanya berlangsung 10 hari, pasangan Ahok-Djarot wajib untuk mengambil cuti.

"Menurut saya, iya wajib petahana untuk cuti saat kampanye," jelas  Masykurudin Hafidz.

Masykurudin mengatakan bahwa cuti kampanye harus dilakukan untuk memberikan kedudukan yang sama sebagai pasangan calon serta untuk menghindari adanya konflik kepentingan dalam mengambil kebijakan.

Cuti kampanye juga harus dilakukan agar petahana tak menggunakan fasilitas negara saat berkampanye. Hal ini jelas diatur dalam Pasal 70 Ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang menyebutkan bahwa kepala daerah yang mencalonkankan kembali selama masa kampanye harus menjalani cuti di luar tanggungan negara, dan dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya.    (nn/okezon)


Top