Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911. PASAMAN-- Untuk memantau dan membantu korban banjir di tiga kecamatan di Pasaman, puluhan personel dari Polres Pasaman diturunkan  sejak Jumat 6 Januari 2017. Hal ini dikatakan Wakapolres Pasaman, Kompol Efdar Roza pada KLIKPOSITIF, Sabtu 7 Januari 2017 pagi.
"Kami telah menurunkan personel untuk membantu korban banjir di tiga kecamatan, baik dari personel Polres maupun anggota Polsek yang dekat dengan lokasi bencana," katanya.

Efdar mengatakan bahwa selain membantu warga personel Sabhara Polres Pasaman juga turun untuk memantau banjir, mulai dari bagian utara dan selatan di Pasaman. "Mengingat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, kami minta kepada seluruh masyarakat Pasaman agar tetap meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Fion Jhoni Hayes menambahkan pihaknya juga menurunkan belasan personel ke lapangan untuk mengatur lalulintas di daerah yang tertimpa bencana alam. Seperti di lokasi bencana jembatan Ampang Gadang Kecamatan Panti yang rusak parah kemarin.

Kepada pengemudi  juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan jika melalui jalan lintas dari Kumpulan hingga petbatasan Kabupaten Pasaman di Kecamatan Rao. Curah hujan yang tinggi, ancaman bencana bisa saja terjadi kapan saja.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman mencatat sebanyak tiga kecamatan di Pasaman terendam banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di daerah itu. Hal tersebut berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD setempat hingga Jumat 6 Januari 2016 siang.

Tiga kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Panti, Kecamatan Duokoto dan Kecamatan Bonjol. Dari tiga kecamatan tersebut, baru dari Kecamatan Panti yang didapat data tentang jumlah rumah yang terendam dan fasilitas umum yang rusak. (nn/klikpositif)


Top