Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PADANG - Jumlah penderita HIV/AIDS di Sumatera Barat sudah sangat mengkawatirkan angkanya, bahkan sangat fantastis mencapai 1.192 orang yang tersebar seluruh kabupaten/kota pada tahun 2016. Kata  Sekretaris KPA Sumbar Efrida Aziz, Sabtu (3/12/2016).
Efrida mengatakan, jumlah tersebut masih angka kumulatif yang dihimpun Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumbar serta usia yang sangat rawan dan rentan terkena penyakit Human Immunodeficiency virus berkisar 15 sampai 19 tahun.

“Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat mengkhawatirkan dan kasusnya ditemukan di kabupaten dan kota di Sumbar," katanya,

Penderita HIV/AIDS atau penyumbang terbanyak itu berasal dari masyarakat yang terlibat hubungan homoseksual atau penyuka sesama jenis, yakni antara laki-laki dengan laki-laki. Kemudian melaluhi pergaulan bebas atau berhubungan badan secara bebas, kumpul kebo, penggunaan narkoba dengan jarum suntik, dan sejumlah faktor lainnya.

“Dengan kondisi ini KPA meminta kepala daerah se-Sumbar untuk menyikapi persoalan tersebut dengan serius dan sungguh-sungguh. Dengan peran pemerintah setempat, kita berkayakinan penyebaran virus ini bias dikurangi,” terangnya.

KPA sedang fokus menyosialisasikan agar penyakit itu tidak merambah di Sumbar. Sosialisasi lebih intens akan dilakukan ke sekolah menengah karena remaja pada usia ini paling rentan dengan berbagai macam pergaulan yang merusak dan dapat berujung terjangkit virus HIV/AIDS.

Menurut Efrida, cara paling efektif mencegah penyakit itu tidak menjalar kepada orang lain memulai dari diri sendiri dan orang yang tinggal pada lingkungan sekitar. (nn/okezon)


Top