Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta secepatnya melakukan reformasi birokrasi di Kejaksaan Agung (Kejagung).‎ Kata Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat-UGM) Fachryan, saat dikonfirmasi Okezone, Jumat 9 Desember 2016 malam.

"Kegagalan Jaksa Agung (HM Prasetyo) juga kegagalan presiden untuk mereformasi penegak hukum‎," ujar Fachryan.

Kegagalan Jaksa Agung H.M Prasetyo dalam menangani sejumlah kasus-kasusnya seharusnya menjadi perhatian penting bagi Jokowi untuk melakukan reformasi birokasi di bidang hukum.

‎"Maka, dari itu penting agar kinerja Jaksa Agung dievaluasi oleh presiden. Negeri ini perlu sosok yang istimewa kinerjanya untuk mengembalikan kepercayaan publik," ungkapnya.

Fachryan juga mendesak agar Jokowi membuat blue print atau landasan yang jelas dalam membuat kebijakan untuk melakukan reformasi birokrasi Kejagung. (nn/okezon)




Top