Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.InfoSehat--Siapa sih yang tidak pernah menguap? Setiap orang pasti pernah melakukannya. Menguap sering dihubungkan dengan mengantuk, kelelahan, dan kebosanan. Namun jangan salah, ternyata menguap juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, lho!

Meskipun merupakan sebuah fenomena yang sering terjadi, namun hingga saat ini belum banyak penelitian mengenai penyebab terjadinya menguap. Para ahli pun masih berdebat tentang hal ini.

Menurut teori, inilah penyebab menguap:

  •     Mengantuk

Rasa bosan timbul ketika seseorang tidak lagi fokus atau tertarik terhadap rangsangan di sekitarnya. Ini menyebabkan munculnya rasa ngantuk melalui stimulasi sistem pengatur tidur.

  •     Proses pendinginan otak

Menurut Gallup, peneliti dari University of Princeton, saat menguap, peregangan mulut yang melebar akan meningkatkan aliran darah di leher, wajah dan kepala. Ini akan meningkatkan aliran darah ke bagian tersebut.

Selanjutnya, proses peregangan mulut tersebut diikuti dengan pengambilan napas panjang dan dalam. Ini membuat turunnya cairan spinal dan darah dari otak. Udara dingin yang masuk ke mulut saat menarik napas akan mendinginkan cairan tersebut. Selain itu, Gallup juga menambahkan bahwa orang akan lebih sering menguap di saat udara dingin dibandingkan saat udara panas.

  •     ‘Menular’

Menguap juga dapat dipicu dengan melihat orang lain melakukan tindakan ini. Dengan kata lain, latah. Saat seseorang menguap, orang lain yang melihatnya dapat ikut menguap juga. Menurut Guggisberg, dokter dari University of Geneva, semakin mudah orang menguap karena meniru orang lain, semakin baik pula kemampuan interaksi sosial dan empatinya.

  •     Kurangnya oksigen di otak

Menguap dapat disebabkan oleh kurangnya oksigen di otak maupun darah, dan meningkatnya kadar karbondioksida. Menguap dipercaya dapat mengeluarkan udara kotor dari paru-paru, dan meningkatkan aliran karbondioksida ke otak.

Namun, sebuah studi membantah teori ini. Mereka meyakini bahwa frekuensi menguap tidak berhubungan dengan terhirupnya udara yang bercampur karbondioksida ataupun oksigen murni.

  •     Menguap disebabkan gangguan kesehatan

Meskipun jarang, namun menguap juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan. Sering menguap adalah kondisi seseorang yang menguap beberapa kali dalam satu menit.

Berikut gangguan kesehatan yang dimaksud:

  •     Gagguan tidur, seperti sleep apneu.
  •     Reaksi vasovagal –stimulasi saraf vagus, sehingga menyebabkan nadi dan tekanan darah turun drastis dan tubuh kekurangan oksigen– seperti pada serangan jantung atau robekan aorta.
  •     Gangguan pada otak, seperti tumor, stroke, epilepsi, sklerosis multiple.
  •     Beberapa jenis pengobatan, seperti obat-obatan golongan SSRI.
  •     Gangguan pengaturan suhu tubuh.

Sebagian besar kasus menguap memang tidak berbahaya. Namun bila Anda tiba-tiba menjadi lebih sering menguap –terutama bila tanpa alasan yang jelas– seperti mengantuk, lelah ataupun bosan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.(nn/klikdokter)


Top